SMAMADA.SCH.ID - Sebanyak 391 siswa kelas X dan 16 guru SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo melakukan kunjungan ke Kampung Inggris, Pare, Kediri pada Senin (3 Februari 2025).
Rombongan yang menggunakan 8 bus ini melaksanakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal. Kunjungan ke Basic English Course (BEC), Lembaga Briliant, dan Balai Desa Tulung Rejo, ini bertujuan untuk memberikan inspirasi kepada siswa agar dapat mengembangkan ide bagaimana membangun desa tempat tinggal mereka. Kampung Inggris dipilih sebagai tujuan pembelajaran di luar kelas karena dikenal sebagai pusat pembelajaran bahasa Inggris yang memiliki sejarah panjang dan unik.
Ketika rombongan siswa dengan tujuan ke BEC tiba di lokasi, disambut oleh pendiri Basic English Course (BEC), Mr. Kalend Osen, yang kini berusia 80 tahun. Dengan penuh semangat, Mr. Kalend menceritakan proses pendirian lembaga kursus yang berdiri sejak 15 Juni 1977 tersebut.
BEC merupakan salah satu lembaga kursus tertua di Kampung Inggris. Selama pengabdiannya, BEC telah meluluskan sekitar 35.000 peserta didik yang tersebar di tingkat nasional maupun internasional. Prinsip yang dipegang teguh oleh Mr. Kalend adalah niat, disiplin, dan tanggung jawab. Prinsip inilah yang membuat BEC tetap eksis dan menjadi salah satu kursus Bahasa Inggris yang punya nama di Desa Pare.
Dalam kesempatan tersebut, Mr. Kalend juga menyampaikan pesan inspiratif kepada para siswa. Ia menekankan pentingnya mengutamakan kualitas daripada kuantitas. “Dengan mengutamakan kualitas, kuantitas akan mengikuti. Sebaliknya, jika kuantitas yang diutamakan, kualitas akan hilang perlahan-lahan, “ ungkap beliau.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi para siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Mereka dapat belajar tentang sejarah, perjuangan, dan nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih peduli terhadap kearifan lokal dan berkontribusi dalam pembangunan desa tempat tinggal mereka.
Setelah puas mengunjungi tiga lokasi yang telah ditentukan, para siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo berkesempatan mengunjungi pasar senja yang ramai dan penuh warna. Pasar ini menjadi tempat yang tepat bagi mereka untuk mencicipi berbagai jajanan khas daerah setempat. Dengan berbekal kemampuan bahasa Inggris yang telah mereka pelajari, para siswa dengan percaya diri berinteraksi dengan para pedagang .
Pengalaman ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa, tetapi siswa juga belajar mengenal lebih dekat tentang budaya kearifan lokal, dan kehidupan masyarakat setempat.