Perpustakaan Smamda - NPP3515081E2000008

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • FAQ
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Setelah Berjuang Lima Tahun, Alumni Smamda Boarding Diterima di Universitas Islam Madinah


 

Yahya Ayas Jafar Lobud, lulusan program Boarding SMAMDA Sidoarjo, saat berada di depan gerbang Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, Rabu (25/2/2026). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Yahya Ayas Jafar Lobud, lulusan program Boarding SMAMDA Sidoarjo, saat berada di depan gerbang Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, Rabu (25/2/2026). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Setelah Berjuang Lima Tahun, Alumni Smamda Boarding Diterima di Universitas Islam Madinah

Naimul Hajar | 27 Februari 2026

 

 

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — Kabar membanggakan datang dari alumni Boarding SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo. Yahya Ayas Jafar Lobud, lulusan tahun 2020, resmi diterima sebagai mahasiswa di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, setelah melalui perjuangan panjang selama lima tahun pendaftaran.

Ayas tercatat mengambil jurusan Aqidah dan Dakwah. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah dinyatakan diterima sejak Agustus 2025 dan menjalani proses administrasi secara daring hingga Desember sebelum akhirnya berangkat ke Madinah pada Januari 2026.

“Saya sudah diterima sejak Agustus 2025. Proses online sampai Desember, alhamdulillah Januari berangkat,” tuturnya.

Ia tiba di Madinah pada 14 Januari 2026 setelah menerima panggilan dari pihak kampus untuk segera mengurus visa dan pemeriksaan kesehatan.

Perjuangan Lima Kali Mendaftar

Perjalanan Ayas menuju kampus impiannya tidak berlangsung mudah. Sejak tahun 2020, ia tercatat telah mendaftar sebanyak lima kali sambil menempuh studi di Indonesia.

“Saya daftar lima kali sejak 2020 sambil kuliah di Indonesia. Alhamdulillah diterima saat mendaftar Mei 2025,” jelasnya.

Pada percobaan pertama tahun 2020, ia sempat lolos tahap awal seleksi, namun belum berhasil diterima. Tahun berikutnya ia kembali mencoba dengan mendaftar ke sembilan kampus di Arab Saudi, tetapi hasilnya masih belum sesuai harapan.

Tahun 2024, Ayas sempat menghentikan pendaftaran untuk fokus menyelesaikan studi S1 di STID Mohammad Natsir jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kesempatan kembali terbuka ketika ia menerima email undangan pendaftaran pada 2025 yang akhirnya mengantarkannya lolos seleksi.

Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara mandiri. Informasi diperoleh melalui media sosial PPMI Madinah dan pendaftaran dilakukan melalui laman Study in Saudi.

Adapun berkas yang harus dipersiapkan cukup banyak, di antaranya ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi lembaga dan perorangan, surat keterangan sehat, SKCK, serta surat kelakuan baik dari sekolah yang seluruhnya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Ia juga melampirkan sertifikat hafalan Al-Qur’an, hafalan hadis, matan ilmiyah, serta sertifikat kemampuan bahasa.

Pengabdian Dakwah di Maluku Utara

Selain fokus pada studi, Ayas juga memiliki pengalaman pengabdian dakwah. Saat masih kuliah di STID Mohammad Natsir, ia pernah menjalani pengabdian selama 45 hari pada bulan Ramadhan di Kecamatan Tobelo, Maluku Utara.

“Alhamdulillah pengalaman yang sangat berharga,” kenangnya.

Ayas merupakan putra asal Kotamobagu, Sulawesi Utara. Ia mengaku terakhir pulang ke kampung halamannya pada 2021 karena kesibukan studi dan aktivitas dakwah. Keluarganya masih menetap di Kotamobagu, sementara sang kakak, Farah Khairunnisa Lobud, menempuh studi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan pernah menjalani praktik mengajar di Smamda.

Inspirasi bagi Adik Kelas

Kisah perjuangan Ayas menjadi inspirasi bagi murid Boarding Smamda. Ketekunan, kesabaran, dan istiqamah dalam berusaha menjadi kunci keberhasilannya menembus perguruan tinggi luar negeri.

Di akhir pesannya, ia menyampaikan ungkapan syukur, “Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shalihat.”

Ia juga membuka kesempatan bagi adik kelas yang ingin berkonsultasi terkait beasiswa Timur Tengah.

Saat ini terdapat dua alumni Smamda yang menempuh studi di Universitas Islam Madinah, yakni Ayas dan Affan Haekal, lulusan Smamda tahun 2018.

Ayas sendiri mulai belajar di Smamda pada 2017 sebagai bagian dari periode kedua Program Boarding School di kelas X MIPA 1. Putra kedua pasangan Suharto Lobud dan Haslinda Pomayaan itu berharap semakin banyak murid Smamda yang dapat mengikuti jejaknya.

Perjalanan panjang Yahya Ayas Jafar Lobud membuktikan bahwa kegigihan, kesabaran, dan doa yang terus menyertai langkah akan berbuah manis pada waktunya.


Editor: Moh. Ernam

Perpustakaan Smamda - NPP3515081E2000008
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?