SMAMDA Sidoarjo borong 13 medali di ajang OlympicAD 2026 di Makassar, Sabtu (14/2/2025). (Ubay/smamda.sch.id)
Moh. Ernam | 16 Februari 2026
SMAMDA.SCH.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo. Dalam ajang Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII 2026 yang berlangsung di Makassar pada 12–14 Februari 2026, sekolah ini berhasil membawa pulang 13 medali sekaligus berkontribusi mengantarkan Jawa Timur meraih Juara Umum III tingkat nasional.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Smamda dalam membangun budaya prestasi, tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga seni, keagamaan, dan inovasi pendidikan. Dari total raihan itu, Smamda mengoleksi delapan medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu.
Rincian perolehan medali Smamda:
Medali Emas
Best Practice Pengelolaan Sekolah
Dakwah Digital
Musik Akustik
Story Telling
Matematika
Tilawatil Qur’an
Majalah Sekolah
Robotika
Medali Perak
Senam
Musikalisasi Puisi
Inovasi Pembelajaran Guru
Medali Perunggu
Fahmil Qur’an
Inovasi Pembelajaran Guru
Kepala sekolah, M. Zainul Arifin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari proses panjang pembinaan, kerja keras para murid, serta dukungan penuh dari guru dan orang tua.
“Alhamdulillah, ini hasil yang patut disyukuri. Prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi murid untuk terus berkreasi, berinovasi, dan membangun budaya kompetisi yang sehat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam OlympicAD menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi potensi sekaligus tolok ukur kualitas pembinaan akademik dan nonakademik di lingkungan sekolah.
Tidak hanya mendampingi para peserta, Zainul juga berpartisipasi langsung pada kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah yang diperuntukkan bagi kepala SMA/MA/SMK dan berhasil meraih medali emas. Keikutsertaannya menjadi teladan nyata dalam menumbuhkan semangat fastabiqul khairat di lingkungan sekolah.
Sementara itu, pembina matematika, Elok Kartikasari, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian murid binaannya yang berhasil meraih medali emas pada bidang matematika. Ia menyebut keberhasilan tersebut menjadi buah dari proses pembinaan yang konsisten, latihan intensif, serta semangat belajar tinggi dari para peserta.
Menurutnya, prestasi tersebut semakin istimewa karena murid binaannya tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga mendapatkan hadiah program summer camp ke China sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik yang diraih.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bersama dan semoga dapat memotivasi murid lainnya untuk terus berprestasi dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan prestasi, tetapi juga menegaskan komitmen Smamda dalam membangun generasi berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Editor: Muhammad Mauludi Falaakhy